Tampilkan postingan dengan label Cerita Dongeng. Tampilkan semua postingan

Kau tetap Ayahku



Di suatu tempat  sepasang suami istri bersama dua orang anak, yang pertama perempuan dan yang kedua laki-laki masih diasi. Meski mereka terisolir, tetapi kehidupan mereka sangat bahagia. Rumah mereka, satu atap dua kamar, satu untuk istri dan kedua anak dan yang satu Yameewa, khusus untuk bapanya. 

Pada suatu hari mereka semua pergi ke kebun ditengah hutan belantara, ditengah kebun itu pun ada sebuah pohon besar menjulang tinggi. Setibahnya bekerja bergotong-royong semua telah selesai, hanya tersisa dekat pohon besar itu. Mereka istrahat beberapa menit dan ibunya mulai kerja yang tersisa itu, tak lama kemudian anak perempuan itu bertanda buruk bahwa akan tertjadi sesuatu pada mereka sehingga ia mendekati ibunya dan berkata:

Kisah Cinta Lelaki Tua dan Gadis yang Malang



Ilustrasi busana adat PNG.google.com
Dahulu kala ada seorang lelaki tua hidup sendirian di suatu wilayah yang penduduknya sangat jarang. Pada suatu hari lelaki tua mendengarkan kicauan burung Wiguwi yang menyampaikan pesan bahwa woo yuwe woo tapa wiiyatoyang artinya pesta adat suku mee yang disebut dengan Yuwo akan dilaksanan dua hari kedepan. Sebelum barangkat untuk menyaksikan pesta Yuwo, lelaki tua itu menyiapkan  perlengkapan berupa busur dan anak panah.

Perpisahan Akhir Kebahagiaan



"Cerita Dongeng"



IIlustrasi,google.com)
Disuatu tempat seorang pemuda yang kerja kesehariannya bikin kebun dan membuat jerat. Untuk membuat jerat ia melewati tuju gunung dengan jalan yang berliku-liku bukan menjadi ukuran baginya karena sudah terbiasa. Hari demi hari ia lalui dengan aktifitas yang dilakoninya, selama itupun ia sangat menyukai seorang gadis dari kampung tetangganya, namun tak perna mengungkapkan padanya secara langsung. Bagi pemuda itu, gadis yang ia sukai itu merupakan prospek pendamping hidup dalam kesepihan. Si pemuda  dalam kesepihan duduk  memikirkan gadis